Perluas Jejaring dan Layanan Bahasa Inggris, UPB UIN KHAS Jember Studi Wawasan ke SEU FIB UNDIP

UPT Pengembangan Bahasa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melaksanakan studi wawasan ke Service English Unit (SEU) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Jumat, 19 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya UPB UIN KHAS Jember untuk memperluas jejaring kelembagaan, meningkatkan mutu tata kelola layanan kebahasaan, serta mempelajari penyelenggaraan tes kemampuan bahasa Inggris dan program kursus yang dikembangkan oleh SEU FIB Universitas Diponegoro.
Rombongan UPB UIN KHAS Jember terdiri atas tiga orang, yaitu Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Sofkhatin Khumaidah, M.Ed., Ph.D., serta dua staf, Taufik Hidayah, M.TESOL. dan Dendy Hermawan, M.Pd.
Kehadiran rombongan disambut oleh Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Dr. Dra. Siti Maziyah, M.Hum., Ketua Service English Unit, Ayu Ida Savitri, S.S., M.Hum., serta lima orang staf SEU lainnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan II FIB Universitas Diponegoro, Dr. Dra. Siti Maziyah, M.Hum.
Dalam sambutannya, Dr. Dra. Siti Maziyah, M.Hum. menyampaikan apresiasi atas kunjungan UPB UIN KHAS Jember ke FIB Universitas Diponegoro. Ia menilai pertemuan tersebut sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi dan kerja sama antarlembaga, khususnya dalam bidang pengembangan bahasa.
Ia berharap hubungan antara kedua institusi tidak berhenti pada kegiatan studi wawasan, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Melalui kerja sama tersebut, masing-masing lembaga diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, saling belajar, serta mengembangkan program kebahasaan sesuai dengan potensi dan kebutuhan institusi.
Mengenal Pengelolaan Service English Unit
Dalam sesi pemaparan, Ketua SEU FIB Universitas Diponegoro, Ayu Ida Savitri, S.S., M.Hum., memperkenalkan profil lembaga dan berbagai layanan yang dikelola oleh Service English Unit.
SEU merupakan unit layanan kebahasaan yang berada di bawah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Unit tersebut memberikan layanan pengujian dan pelatihan bahasa Inggris bagi mahasiswa, sivitas akademika, serta masyarakat umum.
Pengelolaan program diarahkan untuk membantu peserta memenuhi berbagai kebutuhan akademik dan profesional, mulai dari persyaratan kelulusan, studi lanjut, pendaftaran beasiswa, hingga peningkatan kompetensi bahasa Inggris untuk kebutuhan pekerjaan.
Bagi UPB UIN KHAS Jember, pengalaman SEU dalam membangun layanan pengujian dan pelatihan bahasa menjadi referensi yang penting untuk mengembangkan program kebahasaan yang lebih beragam, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Mempelajari Penyelenggaraan TOEFL ITP
Salah satu program utama yang didalami oleh tim UPB UIN KHAS Jember adalah penyelenggaraan TOEFL ITP atau Institutional Testing Program.
TOEFL ITP merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang mengukur kemampuan peserta melalui tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Dalam diskusi tersebut, tim SEU menjelaskan tahapan pengelolaan TOEFL ITP, mulai dari pendaftaran peserta, penjadwalan, persiapan tempat dan perangkat tes, pengawasan ujian, hingga penyampaian hasil kepada peserta.
Penyelenggaraan TOEFL ITP membutuhkan tata kelola yang tertib karena berkaitan dengan keamanan soal, ketepatan pelaksanaan, kredibilitas hasil, serta pelayanan kepada peserta. Tes tersebut banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan akademik, beasiswa, studi lanjut, dan persyaratan profesional.
Pengalaman SEU dalam mengelola TOEFL ITP memberikan gambaran kepada UPB UIN KHAS Jember mengenai berbagai aspek yang harus dipersiapkan apabila akan memperluas layanan tes bahasa Inggris berstandar resmi.
Selain pelaksanaan tes, program persiapan juga menjadi bagian penting. Peserta perlu memperoleh pembekalan mengenai format tes, strategi pengerjaan, pengelolaan waktu, serta latihan yang membantu meningkatkan kemampuan menyimak, tata bahasa, dan membaca.
Mengembangkan Layanan IELTS
Program lain yang menjadi pembahasan dalam kunjungan tersebut adalah International English Language Testing System atau IELTS.
IELTS merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang mengukur empat keterampilan, yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Hasil tes IELTS banyak digunakan untuk keperluan studi ke luar negeri, beasiswa, pekerjaan, dan berbagai kebutuhan internasional lainnya.
SEU FIB Universitas Diponegoro memberikan layanan berkaitan dengan IELTS, termasuk penyelenggaraan IELTS on Computer dan program persiapan tes bagi peserta.
Dalam diskusi tersebut, tim UPB UIN KHAS Jember mempelajari pentingnya menjalin kerja sama dengan lembaga penyelenggara tes internasional. Pengelolaan layanan tersebut membutuhkan kesiapan fasilitas, perangkat teknologi, sumber daya manusia, prosedur administrasi, serta sistem pelayanan peserta yang baik.
Selain menyediakan tempat pelaksanaan tes, lembaga bahasa juga dapat memberikan pendampingan melalui kelas persiapan IELTS. Program ini membantu peserta memahami karakteristik soal dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam setiap bagian tes.
Kelas persiapan IELTS dapat mencakup latihan menyimak, teknik membaca teks akademik, penulisan esai, serta simulasi wawancara untuk meningkatkan kemampuan berbicara.
Kursus Bahasa Inggris untuk Berbagai Kebutuhan
Selain layanan pengujian, SEU juga mengembangkan berbagai program kursus bahasa Inggris yang dapat diikuti oleh mahasiswa maupun masyarakat umum.
Program-program tersebut antara lain TOEFL ITP Preparation, IELTS Preparation, General English, Intensive Conversation, dan English for Specific Purposes. SEU juga menyediakan program bahasa Inggris yang disesuaikan dengan kelompok usia dan kebutuhan peserta.
Kursus persiapan TOEFL ITP dirancang untuk membantu peserta mengenali struktur tes serta meningkatkan kemampuan listening, structure, dan reading. Kegiatan pembelajaran dapat berupa pemaparan materi, latihan soal, simulasi tes, serta evaluasi perkembangan kemampuan peserta.
Sementara itu, kursus persiapan IELTS memberikan pembelajaran yang lebih seimbang terhadap empat keterampilan berbahasa. Peserta dibimbing untuk memahami bentuk soal, meningkatkan kemampuan menulis akademik, serta berlatih berbicara melalui simulasi tes.
Program General English ditujukan bagi peserta yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara umum. Adapun Intensive Conversation memberikan porsi latihan yang lebih besar pada keterampilan berbicara dan komunikasi.
SEU juga mengembangkan English for Specific Purposes, yaitu program bahasa Inggris yang materi dan pendekatannya disesuaikan dengan kebutuhan khusus peserta, seperti kebutuhan akademik, pekerjaan, pelayanan, atau bidang keilmuan tertentu.
Keberagaman program tersebut menunjukkan bahwa layanan unit bahasa dapat dikembangkan secara fleksibel dengan mempertimbangkan profil, tujuan, dan tingkat kemampuan peserta.
Berbagi Pengalaman Tata Kelola Program
Pertemuan antara UPB UIN KHAS Jember dan SEU FIB Universitas Diponegoro tidak hanya membahas jenis program, tetapi juga tata kelola pelaksanaannya.
Program kursus perlu disusun berdasarkan analisis kebutuhan agar materi, metode pembelajaran, durasi, tingkat kemampuan, dan kompetensi pengajar sesuai dengan karakteristik peserta.
Pengelolaan juga mencakup penyusunan kurikulum, pengembangan modul, penempatan peserta berdasarkan kemampuan awal, pelaksanaan evaluasi, serta pengukuran hasil belajar.
Selain aspek akademik, pelayanan administrasi dan promosi program menjadi bagian penting dalam keberhasilan sebuah lembaga bahasa. Informasi mengenai jadwal, biaya, pendaftaran, fasilitas, dan hasil yang diperoleh harus disampaikan secara terbuka dan mudah diakses.
Pemanfaatan laman resmi, media sosial, serta sistem pendaftaran digital dapat membantu lembaga dalam memperluas jangkauan program sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
Mendorong Kolaborasi dan Pengembangan Bersama
Studi wawasan ke SEU FIB Universitas Diponegoro memberikan berbagai masukan bagi UPB UIN KHAS Jember dalam mengembangkan layanan tes dan kursus bahasa Inggris.
Praktik baik yang diperoleh selama kegiatan akan dikaji lebih lanjut dan disesuaikan dengan kondisi kelembagaan, ketersediaan sumber daya, kebutuhan mahasiswa, serta arah pengembangan UPB UIN KHAS Jember.
Kunjungan tersebut juga membuka peluang kerja sama antara UPB UIN KHAS Jember dan FIB Universitas Diponegoro, khususnya melalui SEU. Kerja sama dapat diwujudkan dalam bentuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan materi, pelaksanaan pelatihan, penyelenggaraan tes, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Semangat untuk saling belajar sebagaimana disampaikan Wakil Dekan II FIB Universitas Diponegoro menjadi landasan penting dalam membangun hubungan yang berkelanjutan antara kedua institusi.
Melalui studi wawasan ini, UPB UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring, meningkatkan profesionalitas pengelolaan lembaga, serta menghadirkan layanan kebahasaan yang berkualitas, kredibel, dan relevan dengan kebutuhan akademik maupun profesional masyarakat.
Tag :